Meditasi

source: pinterest


Saat Meditasi, kita belajar untuk mengamati pikiran kita sendiri. Diamati, bukan untuk mengosongkan pikiran. Ibarat pikiran kita mobil yang berisik saat macet di jam makan siang, nah kita yang sedang Meditasi ini, duduk di pinggir jalan memperhatikan satu persatu mobil yang lewat tanpa melakukan apapun.


Oleh karena itu, Meditasi bisa dilakukan untuk praktek mindfullness atau juga mengurangi kecemasan. Karena biasanya setiap overthinking datang, kita akan mengikuti pikiran negatif kita sampai kita menjadi pusing sendiri. Nah, Meditasi ini ibarat cukup duduk santai saja di pinggir jalan, pikirannya tidak perlu "dikejar".


Jadi, prinsip utama Meditasi itu hanya:

Sadar

Sadar dengan napas;

Sadar dengan pikiran yang datang;

Sadar dengan perasaan yang datang.

Ini yang penulis pelajari sebagai newbie ya. Jadi cukup sadar saja, tidak perlu dikejar ya, capek. Ini saja belajar untuk sadar termasuk cukup sulit loh hehehe.


Ada beberapa pola latihan sadar dari Headspace yang bisa dipraktekkan di sela-sela waktu istirahat. Praktek "remeh" begini cukup bisa membuat kita tidak sibuk di pikiran, tapi juga menyadari apa yang ada di sekitar kita. Jadi lebih tidak cemas dan bisa berpikir secara rasional.


Bila masih bingung apa yang penulis maksud, coba dipraktekkan langsung dengan menonton Netflix Headspace: Guide to Meditation

Lengkap langkah-langkahnya ada di sana, dan juga visualnya terbilang cantik sekali semakin membuat bayangan indahnya Meditasi.


Saat Meditasi fokusnya ke mana?

Ada banyak tipe Meditasi, penulis baru membahas Meditasi untuk mindfullness ya, belum termasuk yang untuk spiritual healing. Ada yang fokusnya ke napas, bisa fokus ke sensasi tubuh. Kadang dibawa memikirkan orang yang disayang. Beda tujuan, tentu beda praktek Meditasinya.


Beberapa manfaat Meditasi yang penulis rasakan:

- Lebih tenang dalam menghadapi keramaian di manapun kita berada;

- Tidak mudah terbawa perasaan;

- Menjadi lebih empati kepada orang lain; 

- Pikiran dan badan lebih ringan.

- Semenjak memulai latihan meditasi, tidak pernah lagi mengenal istilah "sulit tidur", bertemu kasur langsung bisa tertidur dengan lelap.


Beberapa hal yang penulis alami saat Meditasi:

1). Susah untuk fokus di awal latihan

Ini cukup normal kok, namanya pun latihan, tak perlu perfect. Jangan jadikan Meditasi sebagai sarana ambisius, ini tidak ada penilaiannya, bila sulit untuk fokus, perlahan alihkan fokus lagi saja ke napas.


2). Badan terasa kesemutan

Ini juga masih terbilang normal, penulis sampai sekarang pun masih sering kesemutan kok. Oleh karena itu sebelum meditasi penulis rutin stretching dan cari posisi yang paling nyaman. Biasanya Penulis duduk di kursi, tapi tentu saja semuanya sebebasnya para pembaca ingin Meditasi duduk bersila silahkan, tiduran juga tak masalah.


3). Beberapa bagian badan terasa tingling

Saat Meditasi, terkadang tangan penulis tingling (seperti ada sensasi geli), bahkan beberapa kali terasa nyetrum. Kadang ke arah bahu atau telapak kaki. Tentu saja sekali lagi, itu normal.


Mungkin cukup sekian sharing pengalaman penulis mengenai Meditasi, semoga bermanfaat.

Post a Comment